|
ERP Bukanlah Suatu Software
1.
Pendahuluan
Dalam dunia bisnis sekarang ini yang lagi
mengalami penurunan ekonomi menghadapi krisis
global, kita perlu mengembangkan sebuah system
informasi yang terpadu sehingga dengan kondisi
ekonomi yang semakin susah kita bisa tetap
berdiri tegak. Untuk menghadapi krisis global
ini marilah kita berfikir untuk bagaimana
mengembangkan sebuah system informasi Enterprise
Resources Planning (ERP) yang lebih flexibel
dengan biaya implementasi dapat terjangkau.
Kenapa tulisan ini mengambil judul ERP bukanlah
software, ada beberapa alasan yang mendasari
judul artikel ini yaitu :
-
Kalau kita berbicara ERP pikiran kita
pertama kali pasti akan melayang jauh ke
luar negeri.
-
Kalau kita mau jujur pada diri kita sendiri
sebenarnya perusahaan mana yang sudah mampu
menerapkan system informasi dengan
menggunakan vendor ERP luar negeri yang
sudah terintegrasi secara penuh mencakup
fungsi bisnis seluruh perusahaan?
-
Konsep ERP adalah integrasi seluruh fungsi
yang ada di perusahaan, kalau kita hanya
mengimplementasikan satu modul apakah sudah
bisa di sebut menggunakan software ERP?
-
Dalam perkembangan System informasi ERP kita
mengenal beberapa istilaha sebagai berikut :
a.
Setan Aja Pusing (SAP)
b.
System Asal Pencet (SAP)
c.
System Amat Pelan (SAP)
d.
Selalu Ada Permasalahan (SAP)
e.
Pingin Rapi Malah Susah (PRMS)
f.
Ora Kelar-Kelar (Oracle)
g.
Dllll........
2.
Apakah yang dimaksud dengan ERP
Enterprise Resoursces Planning merupakan sebuah
elemen kata yang mengandung arti yang sangat
dalam bagi dunia bisnis. Secara harfiah dapat
diartikan sebagai berikut : Enterprise
adalah suatu perusahaan / organisasi,
Resources adalah sumber daya, Planning
adalah Perencanaan.
Secara bebas kita dapat mengartikan
Enterprise Resources Planning (ERP) adalah
Perencanaan menyeluruh semua fungsi yang ada
dalam suatu perusahaan / organisasi untuk
mengelola sumber daya secara secara effisien
dengan cara mengintergrasikan semua lini yang
ada dengan di dukung oleh seperangkat aplikasi
dan infrastruktur komputer baik software dan
hardware.
3.
System Informasi
Sistem informasi adalah sekumpulan komponen
pembentuk sistem yang mempunyai keterkaitan
antara satu komponen dengan komponen lainnya
yang bertujuan menghasilkan suatu informasi
dalam suatu bidang tertentu. Dalam sistem
informasi diperlukannya klasifikasi alur
informasi, hal ini disebabkan keanekaragaman
kebutuhan akan suatu informasi oleh pengguna
informasi. Kriteria dari sistem informasi antara
lain, fleksibel, efektif dan efisien.
4.
ERP Sebagai Solusi
4.1.
Kenapa ERP
4.1.1.
Data online / real time untuk seluruh
fungsi dalam perusahaan.
4.1.2.
Standarisasi dan akurasi data.
4.1.3.
Mempermudah tugas-tugas manajemen
sehari-hari dalam pengambilan keputusan dan
melakukan fungsi manajemen yang meliputi
diantaranya perencanaan, pengorganisasian,
pengawasan dan pengendalian.
4.1.4.
Meningkatkan efisiensi dan efektivitas
organisasi melalui alokasi sumberdaya perusahan
secara optimal.
4.1.5.
Menghasilkan analisa dan laporan untuk
perencanaan jangka panjang.
4.2.
Keuntungan Implementasi ERP
Dengan menggunakan ERP akan dapat diperoleh
manfaat sebagai berikut :
4.2.1.
Dengan sistem terintegrasi sehingga
pengambilan keputusan dapat dilakukan lebih
efektif dan effisien.
4.2.2.
Meningkatkan etos kerja karyawan karena
proses kerja tersusun sesuai dengan standard
operasi perusahaan yang sudah dibakukan.
4.2.3.
Penghematan biaya operasional perusahaan,
hal ini karena system sudah didesain sedemikian
rupa sehingga mengurangi bahkan menghilangkan
usaha percuma dan duplikasi data.
4.2.4.
Meningkatkan jumlah penjualan, hal ini
dikarenakan dengan ERP akan membantu arus barang
dan jasa lebih cepat.
4.2.5.
Menambah daya saing perusahaan karena
informasi akan cepat sampai sehingga keputusan
strategis akan dapat cepat diambil oleh
manajemen.
4.2.6.
Meningkatkan produktifitas perusahaan.
4.2.7.
Mengurangi kecurangan (fraud)
4.2.8.
Mengurangi biaya dengan menghapuskan
aktivitas yang tidak memiliki nilai tambah.
4.3.
ERP System Component
4.3.1.
Planning
Sistem ERP menghasilkan informasi dari data
masukan yang relevan untuk membuat perencanaan
aktivitas antar departemen agar sumber daya
dikelola dan dialokasikan secara efisien dan
efektif misalnya perencanaan pembelian barang,
perencanaan produksi dan perencanaan cash flow,
perencanaan penjualan dan perencanaan biaya.
4.3.2.
Organizing
Sistem ERP menciptakan struktur organisasi yang
ramping dan pembagian kerja yang tepat dengan
menggunakan sistem yang terintegrasi untuk
seluruh fungsi baik fungsi penjualan, pembelian,
produksi dan keuangan sehingga dapat
menghilangkan pekerjaan-pekerjaan rangkap dan
menggunakan standarisasi data untuk seluruh
departemen.
4.3.3.
Actuating
Sistem ERP menjamin seluruh aktivitas dilakukan
sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan
misalnya fungsi pembelian harus melalui
perhitungan perencanaan kebutuhan barang /
Material Requirement Planning (MRP) setelah itu
order pembelian kemudian penerimaan barang
selanjutnya pengakuan hutang. Dengan demikian
seluruh aktivitas dapat berjalan effisien dan
efektif.
4.3.4.
Controlling
Sistem ERP mengendalikan seluruh proses bisnis
dengan menggabungkan seluruh aktivitas
masing-masing departemen dalam satu sistem yang
terintegrasi. Dengan system yang terintegrasi
dapat dihindari kebocoran, pemborosan,
penyalahgunaan sumber daya perusahaan dan
alokasi sumber daya yang tidak tepat.
4.3.5.
Dessicion Maker Support
Sistem ERP membantu manajemen dalam pengambilan
keputusan bagi kamajuan perusahaan. Dengan data
yang real time semua keputusan diharapkan dapat
segara diambil secara cepat dan tepat sesuai
dengan kebutuhan.
5.
Pendekatan Imlementasi ERP
5.1.
Product Approach
5.1.1.
Software Selection
5.1.2.
Best Practice
5.1.3.
System Setup With Minus Adjusment
5.1.4.
Implementation
5.1.5.
Upgrade and Reimplementation
5.2.
Solution Approach
5.2.1.
Vendor Selection
5.2.2.
Develop Bussines Process
5.2.3.
Develop System
5.2.4.
Implementation
5.2.5.
Constinues Improvment
6.
Why Solution Approach
6.1.
Each organization has a unique business
environment
6.2.
Organization has to adaptive for change of
business environment
6.3.
Local developer have very good experience on
local business environment.
6.4.
Rapid Development Tools are available
6.5.
Professional Consultant and system development
are available.
7.
Filosofi Bisnis yang unik
Bahwa setiap perusahaan memiliki keunikan
tersendiri dalam bisnis, ini yang yang selalu
harus diperhatikan, sehingga dalam mendevelop
system informasi harus system ERP yang harus
mengikuti keunikan tersebut, bukan
perusahaan yang mengikuti system informasi ERP
yang sudah ada. |